Testimoni Minyak Varash Classic Untuk Menyembuhkan Luka Melepuh Karena Tersiram Kopi Panas


LUKA MELEPUH AKIBAT TERSIRAM KOPI PANAS TIDAK JADI OPERASI ,SEMBUH DENGAN VARASH NATURAL OIL.

Diceritakan oleh ibu Niswaful Fitriyah ibu dari Zidan kepada saya agar dibagikan sebagai testimoni kesembuhan.


Nama anak    Zidan
Usia               1 tahun 10 bulan
Domisili          
Asrama Polisi Sentani Kabupaten Jayapura Papua.

Masih teringat dengan jelas kejadian.itu
Selasa 4 desember 2018
Pagi itu saya dan anak saya Zidan sedang berada di dapur . Dia menemani saya masak sambl bermain dengan sisa - sisa sayur yang tidak kepakai, karna saya sudah merasa lapar sedang masakan belum ada yang masak maka saya berfikir untuk membuat kopi panas sambil ngemil biskuit, sembari menggoreng ikan saya membuat kopi yang saya seduh dengan air mendidih .Belum sempat saya aduk kopinya saya tinggal sebentar mengangkat ikan karna fokus dengan ikan saya tidak melihat anak saya zidan putar di belakang saya dan menarik kopi di dalam gelas yang belum sempat saya aduk, kopi itu tumpah separo di dadanya saya kaget mendengar Zidan menjerit kesakitan , saya takut dan panik campur jadi satu langsung saya angkat anak saya ke kamar mandi saya lepas bajunya terus saya siram badannya karna sudah panik itu saja yang ada dalam fikiran saya , setelah saya siram anak saya mash menangis meronta - ronta.


Saya jadi bingung ,sedih dan takut jadi langsung saya bawa lari anak saya ke puskesmas yang jaraknya tidak jauh dari rumah, sampe di puskesmas suster dan mantri langsung menangani anak saya. Mereka menyiram lukanya dengan air infus setelah dingin mereka keringkan dn mengolesi dengan salep bioplasenton ,suster memberikan obat penurun panas dan salep untuk nanti di pakai di rumah ,setelah pulang sampe di rumah besoknya rabu malam kami membawa anak saya untuk kontrol ke apotik di dokter umum tempat kami biasa berobat dokter hanya bertanya kenapa?sudah berapa hari?lalu dokter menulis surat rujukan untuk kerumah sakit spesialis bedah.Besok paginya kamis tanggal 6 Desember kami berangkat ke rumah sakit dan bertemu dokter spesialis bedah ,
anak kami disuruh baring lalu dokter menyuruh suster - suster untuk membersihkan luka anak saya , waktu itu zidan menangis meronta-ronta kesakitan luka- lukanya.yang kering yang menempel sedikit - sedikit dibersihkan waktu itu keadaan luka diatas kering tapi di dalam basah jadi kalau di bersihkan secara paksa ya sangat menyakitkan dokter yang melihat keadaan anak saya menangis kesakitan lalu memanggil kami orang tua dari Zidan lalu dokter menyarankan untuk di lakukan operasi bius total agar lukanya kalau dibersihhkan anak tidak merasa sakit dan lukanya biar tidak infeksi karena kalau dibiarkan itu luka bisa bernanah dan infeksi , saya ibunya yang hanya orang awam dokter menyarankan begitu saya iya iya saja yang saya pikir cuma anak saya bisa sembuh. Saya sempat berunding dengan suami , kami bingung apa cuma ini caranya agar bisa sembuh suami menyarankan tidak usah kasihan Zidan msh kecil dipasang kabel-kabel suami tidak setuju tapi saya fikir kata-kata dokter yang lukanya lama-lama bisa bernanah bau dan infeksi. Saya sempat bertengkar dengan suami untuk mengambil keputusan, suami akhirnya bilang terserah kamu sudah ,lalu saya masuk keruangan dokter lagi untuk melanjutkan pengobatan setelah menandatangai surat persetujuan untuk operasi hari itu kami tidak diperbolehkan pulang lagi, para suster segera menyiapkan kamar rawat inap dan saya disuruh dokter untuk cek darah lengkap dari anak Zidan ,setelah suster mengambl darahnya zidan sambl menunggu hasil darah saya berfikir lagi serta pusing dan bingung mikir kasihan anak saya masih kecil terbaring di ruang oprasi dan dipasangin kabel kabel gak bergerak saya optimis berfikir pasti ada solusi lain untuk menyembuhkan luka anak saya.

Hasil darah belum keluar tapi saya kabur menggendong anak saya lari dari ruangan menuju ke parkiran suami masih menunggu dan bertanya lalu bagaimana tanpa banyak bicara saya bilang kita pulang nanti difikir dirumah saja ,
sepanjang jalan saya mikir mikir sampe didepan apotik K24 kami singgah dan coba konsultasi sama apoteker dan mereka bilang , ibu lukanya itu tidak mesti dioperasi bisa sembuh asal rajin dibersihkan dan minum obat dengan rajin, mbak apoteker memberi kami rivanol dengan obat amocilin untuk antibiotik. Sampe dirumah ada tetangga
mama.Quen yang datang untuk menjenguk Zidan ,kemudian saya dan suami yang masih bingung bilang ke mama Quen , kok gak ada selep atau obat apa lah untuk lukanya Zidan , lalu mama Quen bilang nanti saya tanya bu Clara Patty apakah minyak varash bisa untuk ngobati luka kena air.panas, terus mama.Quen menemui ibu Clara Patty dan menceritakan keadaan luka dari Zidan.
Ibu Clara menyarankan pakai varash natural oil saja karena mengingat Zidan masih kecil takut kulitnya tidak tahan kalau pake yang.classic. Akhirnya dibelilah 1 botol minyak varash.natural oil 100 ml dan mama Quen membalurkan minyak varash ke badannya Zidan sesuai cara terapi yang dianjurkan ibu Clara Patty , yaitu

1.dibalurkan di telapak kaki dan sela.jari.kaki,
lanjut balur di sepanjang tulang belakang dari.leher ke arah bawah sampai tulang ekor
dilakukan 3xsehari

2.kemudian dioles tipis tipis di luka yang terbuka dan.dibalur agak banyak disekitar daerah luka
dilakukan.setiap 1 jam

3.Setiap selesai balur diberi minum air putih hangat 1 gelas ke Zidan.
Jadi setiap pagi lukanya saya bersihkan pake air hangat setelah itu saya bersihkan lagi dengan rivanol terakhr saya balurkan minyak varash natural oil seperti yang sudah mama Quen tunjukkan caranya.
Ajaib dan luar biasa ,Zidan sudah mulai tenang dan.bisa tidur dan besoknya lukanya mulai mengering ,tidak.basah lagi seperti kemarinnya.Dan luka anak saya kering dan sembuh hanya dalam 4 hari .
Kulit luka yang kering pada ngelupas sendiri, saya sangat bersyukur sekali luka yang saya fikir bisa bulanan sembuhnya ,ternyata kini sembuh dalam 4 hari saja.
Saya sangat berterimakasih banyak karena minyak varash berkat mu anak saya tertolong tanpa operasi. Saya sangat sangat bersyukur bisa mengenal minyak varash , terima kasih ku juga buat mama Quen yang sudah membantu mencarikan obat minyak varash , juga terimakasih ke Ibu Clara Patty yang sudah mengajarkan cara menggunakan minyak varash


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Testimoni Minyak Varash Classic Untuk Menyembuhkan Luka Melepuh Karena Tersiram Kopi Panas"

Posting Komentar