Testimoni Minyak Varash Classic Untuk Sakit Bronchopneumonie

Perkenalkan, nama saya Fepi Sastrawati, asal Makassar. Testi ini pengalaman anak saya yg di vonis Bronchopneumonie oleh dokter.

Nama : Wira Ammar Fauzan
Umur : 11 tahun
Asal : Makassar.



September 2017 lalu anak saya demam 5 hari tidak turun-turun. Kurawat sendiri di rumah sampai hari ke lima. Karena demamnya tidak juga turun, akhirnya malam itu kami panik. Kami kemudian membawanya ke RSIA. Catherina Booth. Biarpun berobat disitu mahal, saya memutuskan untuk membawanya ke Catherina Booth sebab rumah sakit itu pelayanannya sangat baik & cukup terpercaya.
Setelah diperiksa, dokter mengatakan anak saya kena Broncopheneumonie/radang paru. Saya kaget dengar itu, bagaimana tidak...di rumah tidak ada yg merokok.
Ternyata setelah saya cari tau, penyebabnya ternyata karena di samping sekolahnya, hanya berjarak -+2m dari kelas, sedang dibangun sebuah penginapan. Rupanya debu pasir & semen banyak yg masuk ke kelas anak saya. Karena tidak ada penyampaian, dia tidak kubekali masker.
Dokter menyarankan untuk rawat jalan saja dulu, sambil melihat perkembangan. Maka bolak-balik lah kami hampir tiap hari ke rumah sakit untuk neboo sambil Wira minum obat.

Setelah habis 1 resep obat & berapa kali neboo, dokter menyatakan radang parunya mulai membaik. Alhamdulillah...
Tapi setelah itu, anakku jadi gampang sakit. Drop sedikit, dia mengeluh dadanya sakit.
Sekitar April 2018, ibu Theresia Melany Ximenes memperkenalkan Minyak Varash pada saya. Sempat kaget begitu tau harganya. Tapi setelah coba pakai Varash, khasiatnya sangat terasa, tidur saya jadi nyenyak & tulang sakit karena gejala flu hilang setelah balur Varash.
Akhirnya saya rutin balur Varash.
Karena saya sudah rasa khasiatnya, tiap anakku drop kubalur dia dengan Minyak Varash. Pernah demam tinggi sampai 40°C, tiap 30menit kubalur disepanjang tulang belakang sampai tulang ekor, dada, leher, ubun-ubun, telinga & telapak kaki. Balur Varash sambil kompres, setelah itu minum air hangat. Alhamdulillah tidak berapa lama kemudian demamnya reda, anakku kembali sehat tanpa obat kimia.

Setelah rutin balur Varash, alhamdulillah anakku jarang sakit, dan sekarang dia tidak pernah lagi mengeluh dadanya sakit.
Terima kasih ibu Theresia Melany karena sudah memperkenalkan Varash pada saya.
Terima kasih pak Putu Ripa Varash karena sudah meracik Varash untuk kesehatan keluarga Indonesia.
Semoga semakin banyak yang Allah beri kesehatan & kesembuhan dengan ikhtiar Varash.
🙏🙏🙏


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Testimoni Minyak Varash Classic Untuk Sakit Bronchopneumonie"

Posting Komentar