Testimoni Minyak Varash Menyembuhkan Sinusitis Puluhan Tahun Dan Kuku Yang Patah

Nama Konsumen        : Tiara Pandiangan
Umur                           : 36 tahun
Profesi                        : Guru
Alamat Rumah           : Timika



Saya Tiara Pandiangan menderita penyakit sinusitis sudah puluhan tahun. Sejak szaman aya masih kuliah. Bahkan pada 2010 tahun lalu, waktu saya masih menetap di Tebing Tinggi, Sumut, pernah sampai ada daging tumbuh di dalam hidung saya (polip). Lalu dokter rumah sakit memberikan saya pil (maaf, saya lupa nama pilnya karena sudah sangat lama). Memang daging tumbuhnya hilang, tapi sinusitisnya tidak kunjung sembuh juga

Dulu ketia saya bersin-bersin, hidung terasa gatal dan keluar ingus, dan sakit kepala juga, jika selesai mandi, pakai bedak, udara dingin, lingkungan berdebu atau berasap semakin menjadi jadi sehingga menyediakan banyak tisu di rumah untuk membersihkannya. Sungguh sangat merepotkan jika habis pakai bedak harus lap-lap ingus. Bahkan bisa merusak riasan wajah dan lipstick saya hehe

Setelah saya membaca testimoni minyak Varash dari teman, bahwa minyak Varash bisa menyembuhkan penyakit sinusitis, saya pun mencoba membeli dan memakainya.

Setiap mau tidur dan sehabis mandi, selain membalur minyak varash di tulang belakang dan telapak kaki, saya juga balur di belakang telinga, leher, rahang, kening, dan sepanjang tulang hidung serta pipi depan. Saya biarkan 15 menit, sambil mengerjakan hal lain. Lalu saya minum air hangat 2 gelas. Hasilnya? Ingus banyak keluar, bahkan cairan kental kekuning-kuningan. Tapi setelah itu hidung saya merasa lega.

Sampai beberapa hari, saya masih bersin setiap selesai mandi. Namun setelah sekitar 2 minggu saya terapi dengan minyak varash, saya baru sadar saya tidak pernah lagi bersin-bersin, beringus, dan sakit kepala sehabis mandi, walau udara dingin atau kotor.
Terima kasih minyak Varash. Semoga semakin banyak orang yang tertolong terutama penderita sinusitis seperti saya ini

Selain penyakit sinusitis, saya juga mengalami hal berikut. Saya sering mengalami patah kuku. Bahkan sampai berwarna keputih-putihan.
Saya sudah coba obati dengan cream, dengan bawang putih, dengan asam. Tapi tidak ada perubahan, dan akhirnya saya bosan melakukannya.


Sungguh tidak menyenangkan jika mau pakai sepatu terbuka, tetapi kuku patah-patah. Kan, mengurangi keindahan penampilan? Bahkan saya berusaha sembunyikan dengan cat kuku, supaya bisa pakai sepatu terbuka, dan berharap cat kuku juga bisa membantu mengobatinya. Tapi apa yang terjadi? Ketika cat kuku saya bersihkan, kuku bukan makin baik, malah patahan makin panjang.

Ketika sudah seminggu mulai membalur minyak Varash di telapak kaki, akhirnya saya berpikir kenapa tidak coba langsung balur di kuku yang patah juga?


Pada 27 Januari 2017 saya mulai balur minyak varashnya, dan selalu saya ulang jika melakukan pembaluran ke bagian tubuhku. Pada 29 Januari 2017 saya amati. Wow, ada perubahan mencolok. Patahan semakin kecil, dan kuku makin bersih. Dan setelah 2 minggu sudah baikan, dan tidak pernah kambuh lagi. Sekarang kuku jariku makin cantik. Pastinya saya makin senang memakai sepatu terbuka. Terimakasih pak Putu Eka Suryawan, sudah meracik minyak ajaib nan dahsyat ini.
Terima kasih Minyak Varash, semoga makin banyak yang sembuh dengan minyak ini.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Testimoni Minyak Varash Menyembuhkan Sinusitis Puluhan Tahun Dan Kuku Yang Patah "

Posting Komentar